Home » Berita » Headline » REI Patut Mengawasi Para Pengembang Perumahan

REI Patut Mengawasi Para Pengembang Perumahan

SURABAYA,  dobraknews – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, mengabulkan gugatan warga perumahan bukit mas. Hal ini berlangsung setelah Ketua DPC Peradi Surabaya Robert Simangunsong, SH, MH menyerukan agar persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengawasi seluruh pengembang dalam penerapan aturan pengelolahan setiap perumahan.

REI agar lebih mengawasi dan mengontrol pihak pengembang jangan sepihak dan merugikan penghuni, ungkap Robert Simangunsong, SH, MH Pimpinan Java Lawyers International di Kantornya Jl. Arjuna No 105 Surabaya ini, Rabu (22/5-2019).

Kemenangan Warga WBM berkumpul dan bergembira di depan ruangan sidang Sari 1 setelah mendengar kemenangan gugatan dikabulkan di PNSurabaya. Senin (20-5-2019). Para warga menyempatkan diri Meluapkan kemenangan itu, mereka sempat berfoto bersama sambil mengacungkan jempol, karena gugatan perbuatan melawan hukum terhadap PT Binamaju Mitra Sejati (BMS) dikabulkan majelis hakim. Maklumlah, selama ini warga merasa dijadikan sapi perahan oleh pihak pengembang dari segala pungutan yang keputusan sepihak.

“Pengadilan menyatakan menolak konvensi/rekovensi dari tergugat. Mengabulkan sebagian gugatan dari pihak penggugat,” ucap majelis Hakim Agus Hamzah membacakan amar putusannya.

Dalam pertimbangannya Hakim menyataka, Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) Wisata Bukit Mas telah dihapuskan dan pengembang tidak boleh sewenang- wenang lagi menaikan tarif IPL tanpa mendapatkan persetujuan lebih dulu bersama warga.

“Bahwa PT Binamaju Mitra Sejati (BMS) telah melakukan perbuatan melawan hukum, serta harus tunduk dan patuh terhadap isi putusan ini,” tambah Hakim Agus Hamzah.

Robert Simangunsong didampingi Adi Cipta yang maju sebagai PH Warga WBM lebih lanjut menjelaskan, seiring  pembangunan perumahan oleh pengembang di indonesia yang dibawah pemerintahan dalam hal ini Kementerian PUPR dalam hal ini ada persatuan REI yang mengkordinir, kiranya lebih pro aktif memperhatikan kepentingan masyarakat.

Karena hampir di seluruh Indonesia pengembang itu menjadi raja, padahal malah sebaliknya seharusnya bahwa pembeli yang menjadi raja. Namun yang terjadi saat ini justru penguasa tunggal didalam suatu hal pengembang perumahan.

“Untuk itu pengembang lebih memperhatikan kepentingan warga dan jangan sampai sepihak dalam mengambil keputusan termasuk iuran dilinkungan perimahan itu sendiri, baik itu meningkatkan tarif apa saja, seperti air, listrik dan keamanan baik taris fasilitas umum”, imabau Robert.

Robert Simangunsong menyampaikan, REI sebagai pengawas yang menaungi dari seluruh pengembang perumahan juga bisa menerima dan menyalurkan putusan ini bagi seluruh pengembang, agar nantinya dalam lingkunagan juga hal yang lain perumahan termasuk juga di aparteman-apartemen agar serahkan pengelolahan nya pada pemilik. (do)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*