Home » Berita » Headline » KPK Terus Mengincar Jatim, BPKAD Jadi Sasaran

KPK Terus Mengincar Jatim, BPKAD Jadi Sasaran

SURABAYA,  dobraknews– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  terus mengincar oknum pejabat dilingkungan Provinsi Jawa Timur.  Setelah mengledah kantor Dishub Jatim,  Rumah mantan Sekda , Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Timur, Kamis (8/8/2019) malam santer  isu penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor yang beralamat di Jalan Johar 19-21, Surabaya.

Sejumlah Media terus memantau informasi yang beredar di sejumlah media terus menunggu di halaman depan kantor yang digeledah lembaga antirasuah itu. Terlihat terparkir tiga kendaraan yang diduga milik petugas KPK. Dua di antaranya merupakan mobil yang dipakai penyidik ke rumah Kepala Dishub Jatim Fattah Jasin pada kemarin malam.

Sedangkan, di luar kantor, ada empat polisi bersenjata dengan mengenakan rompi antipeluru berjaga selama penggeledahan berlangsung. Seorang dari petugas yang enggan disebut namanya mengatakan, penggeledahan kali ini dibagi menjadi 2 tim. Tim pertama yakni mendatangi rumah kepala BPKAD pada sore tadi dan tim kedua menggeledah di kantor BPKAD.

“Dibagi 2 tim sore tadi di sana (rumah Kepala BPKAD) ini malam di sini (kantor BPKAD),” kata petugas yang berjaga di pintu kantor seperti dikutip Detik.com

Terpantau dari luar, tampak beberapa orang mondar mandir di lantai 2 dan 3 gedung tersebut. Hal itu terlihat karena lampu penerangan di ruang tersebut menyala aktif. Seorang staf BPKAD, Angga kepada CNN Indonesia membenarkan, ada sejumlah penyidik KPK yang berada di dalam kantor tersebut.

“Tapi saya tidak tahu jumlahnya dan ngapain, ini saya baru keluar dari ruangan saya,” kata Angga sembari tergesa menghindari pertanyaan lanjutan dari para wartawan.

Sebelumnya, KPK menggeledah tiga lokasi di Jawa Timur terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD dengan tersangka Ketua DPRD Tulungagung Supriyono. KPK menyita sejumlah dokumen penganggaran berkaitan kasus tersebut.

“Kami menemukan dan menyita sejumlah dokumen-dokumen terkait dengan penganggaran karena pokok perkara di kasus yang melibatkan DPRD Tulungagung,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (8/8/2019). (do/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*