Home » Berita » Headline » Daerah » Dibalik Penangkapan LSM LIPAN, FOSWI Telusuri Kasus Penangkapan

Dibalik Penangkapan LSM LIPAN, FOSWI Telusuri Kasus Penangkapan

GRESIK,  dobraknews-Dibalik kasus penangkapan dua oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Investigasi Pemantau Aset Negara (LIPAN) yang bernama MP dan JN, yang diduga/disangkakan melakukan pemerasan kepada Kasatker/Kabag Umum Perlengkapan Setda Gresik, Sukardi   (kasusnya sedang ditangani unit Pidek Polres Gresik, dan sudah ditahan, menjadi perhatian serius FOSWI.

Wartawan dan LSM yang tergabung dalam Forum Solidaritas Wartawan Indonesia (FOSWI) melakukan Investigasi Lapangan untuk mencari data yang akurat terhadap dugaan pemecahan paket sebagaimana yang dilaporkan oleh MP, Ketua LSM LIPAN ke Kejaksaan Tinggi, KPK (tembusan,red).

Sesuai dengan data bahwa surat LSM LIPAN yang bertanggal 6 Agustus 2019  tersebut, dengan begitu jelas disebutkan dugaan adanya pemecahan paket sehingga untuk menghindari tender, antara lain: Belanja Pembangunan Taman Kantor Bupati, anggaran (Pagu) Rp.150.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Rumah Dinas Bupati, anggaran (Pagu) Rp.150.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Pendopo, anggaran (Pagu) Rp.100.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Teras Pendopo, anggaran (Pagu) Rp 120.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Gedung PKK dan Dharma Wanita, anggaran (Pagu) Rp.75.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Guest House, anggaran (Pagu) Rp.150.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Interior Rumah Dinas Bupati, anggaran (Pagu) Rp.150.000.000,-; Belanja Pemeliharaan Musholla Rumah Dinas Bupati, anggaran (Pagu) Rp.150.000.000,-.

Menurut MP, bahwa paket pengadaan tersebut diatas berada pada lingkup pekerjaan yang sama, diduga dipecah menjadi 8 (delapan) paket dengan tu juan menghindari tender.

Wartawan dan LSM yang tergabung dalam FOSWI saat berada di Unit Pidek Polres Gresik, Selasa (13/8/2019) lalu

Hasil penelusuran beberapa Wartawan, tampak ada satu pekerjaan Pemeliharan Kolam Ikan. Ada 2 (dua) orang pekerja tampak sedang bekerja. Ketika ditanya, salah satu pekerja mengatakan, bahwa pekerjaan ini pemeliharaan kolam ikan. Ketika diatnya, siapa rekanan yang mengerjakan?, CV. ST, ujar salah satu pekerja tersebut kepada salah satu Wartawan.

Pada hari yang sama, sehabis dari Kantor Bupati Gresik, lalu beberapa Wartawan yang tergabung dalam FOSWI bergerak menuju Kantor Kejaksaan Negeri Gresik untuk melakukan konfirmasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Pandoe Pramoe Kartika, SH.

Sesampainya di kantor Kejari Gresik, salah satu Wartawan yang tergabung dalam FOSWI sedang mengisi buku tamu, Namun selang beberapa menit kemudian, Kajari Pandoe Pramoe Kartika, SH, datang/turun dari mobil Fortuner warna putih, dan bersalaman dengan TEROPONG di Lobby Kejari Gresik.

Namun ketika TEROPONG mengatakan mau bertemu dengan Pak Kajari. Namun pak Kajari yang bertubuh tambun ini mengatakan, silahkan menemui Kasi Intel (Bayu Probo Sutopo,red).

Namun sayang, Kasi Intel Bayu Probo Sutopo, SH, tidak ada di tempat. Menurut petugas Satpam, Kasi Intel ini sedang ke luar ada undangan. Benarkah?.

Bachtiar Sitorus, SH, Ketua FOSWI mengatakan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat resmi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan pemecahan paket tersebut.

Kita tau, bahwa Kejaksaan adalah Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4) terhadap semua proyek pembangunan yang anggarannya dari APBN maupun APBD. Bila perlu kita akan melakukan demo ke kantor Kejari Gresik, tegas Bachtiar Sitorus SH, yang juga mantan Ketua Umum LSM KAMPER ini.

Selain FOSWI, Gabungan LSM SEVEN GAB LSM dari Sidoarjo, pada tanggal 14 Agustus 2019 telah membuat surat yang ditujukan kepada Kapolres Gresik, Kabag Umum Pemkab Gresik dan Kejari Gresik.

Surat yang bernomor: 014-B/AU-7 Gab-VIII/2019 tersebut mengajukan permintaan untuk audensi kepada Kapolres, Kabag Umum Pemkab Gresik, dan Kajari Gresik atas penangkapan dua oknum LSM LIPAN dalam dugaan tindak pidana pemerasan.

Surat LSM GAB LSM ini ditandatangani oleh Ach. Sugito (LSM PPPM), Suryanto (LSM KOMNAS), Isdiyanto (LSM PAKSI); Mardiyanto, SH (LSM KIPAS), Hariadi (LSM AUU), Zainal Abidin (LSM WAR), dan Kasmu’in (LSM CEPAd Indonesia).

Surat LSM SEVEN GAB LSM ini tembusannya kepada: Presiden RI, Kapolri, Kejaksaan Agung, Menteri Dalam Negeri, Komisi III DPR-RI, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, dan Bupati Gresik.(foswi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*