Home » Berita » Headline » Daerah » Perkara Penganiayaan divonis 2 Bulan

Perkara Penganiayaan divonis 2 Bulan

SURABAYA,  dobraknews- Perkara penganiayaan oleh terdakwa Christian Novianto telah  memasuki agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan H,SH dari Kejari Surabaya, Hari ini Rabu, (21/8/2019) di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kasus perkara nomor :1510/Pid.B/2019/PN Sby, Selanjutnya jaksa suparlan mengajukan tuntutan selama 2 (Dua) Bulan pasca dibacakannya didepan majelis hakim ketua Maxi Sigarlaki dan hakim anggota Anton serta sapruddin, juga disaksikan tim pengacara terdakwa.

Setelah dibacakannya tuntutan tersebut lalu hakim mempersilahkan kepada pihak terdakwa melalui pengacaranya Wellem Mintarja dan tim untuk mengajukan pembelaan.

Seperti diketahui, Perkara ini bermula dari perdebatan antara warga dan terdakwa, Selanjutnya, Pelapor dalam hal ini seorang ketua RT bernama Oscarius hadir dilokasi dalam perumahan wisata bukit mas, Setelah di informasikan oleh warganya lalu terjadi keributan seketika itu, Sehingga terdakwa pun dilaporkan karena menendang kaki oscar dengan mengalami luka memar.

Terpisah, Diluar persidangan selanjutnya kuasa hukum terdakwa (Pengacara) Wellem Mintarja, SH bersama timnya memberikan tanggapan atas tuntutan jaksa yang dinilai terkesan membingungkan dan ragu ragu,

“Tuntutan Jaksa terkesan membingungkan dan ragu ragu, Karena pijakan jaksa 2 alat buktinya yaitu saksi dan visum tidak terpenuhi unsurnya,
1.Saksi dari jaksa terbantahkan dengan rekaman video yang kami tunjukkan dalam fakta persidangan. 2. Bukti visum dalam surat dakwaan berbeda dengan saksi dokter visum yang dihadirkan dalam persidangan, dalam surat dakwaan dokter visum dr. Yunita sari tetapi dalam fakta persidangan dokter visumnya dengan bagus muhammad. Hal itu sudah merupakan cacat formil surat dakwaan sehingga dakwaan menjadi kabur. Sehingga menurut kami klien kami tidak bersalah dan jaksa tidak bisa membuktikan dakwaannya”. Ungkap pengacara terdakwa merasa kecewa.

“Tuntutan 2 bulan tersebut sudah sesuai berarti sudah terbukti, sekalipun dituntut tinggi kalau ternyata divonis bebas oleh hakim kan percuma”.akunya dikonfirmasi saat akan kembali kekantor. (tim/do)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*