Bupati Sidoarjo Lakukan Peletakan Batu Pertama Rumah Ibadah HKBP

385

Sidoarjo, DOBRAKNEWS.COM – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali S.IP. melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Sidoarjo di Kelurahan Lemah Putro Kecamatan Sidoarjo, Sabtu, (20/3)

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak serta Kabiro Pemerintahan dan Otoda Setda Prov. Jatim Jempin Marbun. Hadir pula Ketua ForumFKUB Sidoarjo KH. Mohammad Kirom serta Praeses HKBP Distrik XVII IBT Pdt. Abednego Sitompul Mth.

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor mengatakan Sidoarjo merupakan kota yang harmonis. Masyarakatnya selalu hidup berdampingan. Kondisi seperti ini diharapkannya dapat selalu terjaga.

“Mari bersama-sama kita jaga Sidoarjo ini tetap harmonis berdampingan seluruh agama yang ada,”ajaknya.

Gus Muhdlor juga mengatakan dirinya sudah berkomitmen sejak awal untuk menjadi bupatinya seluruh warga Sidoarjo jika terpilih. Dikatakannya ketika menjadi seorang bupati maka dirinya bukan bupati golongan atau agama tertentu saja. Apapun agamanya, sukunya, rasnya, semua warga Sidoarjo adalah anak-anaknya yang harus diakomodir.

“Ketika seseorang jadi bupati maka dia bukan bupati golongan atau agamanya saja, ketika sudah menjadi bupati maka menjadi bupati Sidoarjo seluruh warga Sidoarjo,
agamanya apa, sukunya apa, rasnya apa, itu semua adalah anaknya, semua adalah warga Sidoarjo yang wajib untuk diakomodir,”ucapnya.

Bupati Sidoarjo
Bupati Sidoarjo Memakai Kain Ulos Khas Batak

Gus Muhdlor juga mengatakan kerukunan antar sesama manusia harus selalu dijaga. Harus saling menghormati dan saling menghargai. Ketika itu dilakukan ucap Gus Mudhlor, dirinya yakin Kabupaten Sidoarjo akan selalu menjadi kabupaten yang damai dan harmonis.

“Hubungan antar manusia ini saling menghormati, saling menghargai saya pastikan Sidoarjo kedepan akan menjadi kabupaten yang lebih damai dan harmonis lagi,”ucapnya.

Masih dikatakan Gus Muhdlor bahwa tidak ada kata minoritas di Kabupaten Sidoarjo. Tidak ada pilih kasih yang berlebih terhadap salah satu agama. Semua akan diperlakukan sama. Namun dirinya juga tekankan adil tidak mesti sama. Dirinya akan membuka pintu bagi yang ingin berdiskusi dengan dirinya.(Has/Dob/Hum)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE