Gunakan Jaring Trawl, 3 Perahu Nelayan Diamankan Sat Polairud Polres Gresik

233

Gresik, DOBRAKNEWS.COM – Sebanyak tiga perahu nelayan yang menggunakan jaring trawl beserta tiga Anak Buah Kapal (ABK) diamankan Sat Polairud Polres Gresik di perairan Mengare Alur Pelayaran Barat Surabaya(APBS), Senin (25/1/2021) lalu.

Ketiganya yakni, Sain (43), bersama 3 ABK lainnya pada perahu pertama, sedangkan perahu kedua yakni Mustakim (48) bersama 3 ABK dan Enderik (28), juga bersama 3 ABK. Mereka berasal dari Desa Campurejo, Kecamatan Panceng

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kasatpolairud Polres Gresik AKP Masyhur Ade, SIK, S.Pdi mengatakan, “tiga perahu tersebut ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB saat anggota melakukan patroli di alur pelayaran barat Surabaya,” kata Ade.

Ditambahkan Ade, anggota nya saat melintas di perairan Mengare, Polisi perairan yang berpatroli dengan lambung kapal X-1029 itu menjumpai tiga perahu nelayan menggunakan jaring trawl

“Penggunaan mata jaring trawl menyebabkan rusaknya biota laut tertangkapnya berbagai jenis biota yang masih kecil,” tegasnya.

Saat ketiga nelayan menarik hasil tangkapannya, lanjut Ade, “kapal Patroli langsung menghampiri dan mengamankan ketiga perahu itu,” tambahnya.

“Saat kami amankan para nelayan sudah mendapatkan hasil tangkapannya,” kata Ade, Jumat (29/1/2021).

Pihaknya menyampaikan, para nelayan, dan 3 perahu, 3 set jaring trawl serta hasil tangkapannya diamankan ke Mako Satpolairud Polres Gresik sebagai barang bukti untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Perikanan Gresik.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, “kami sangkakan pasal 86 Jo pasal 9 Jo pasal 100 huruf (b) UU No 45/2009 tentang perikanan,” pungkasnya.(Res/Hum)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE