Jaksa Gadungan Dibekuk Tim Intelijen Kejari Surabaya

276

Surabaya, Dobraknews.com – Aparat Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menangkap Abdus Samad di hotel berbintang di kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur. Pria 38 tahun itu ditangkap, karena menyaru sebagai jaksa.

“Tadi sekitar jam 19.30 malam kami melakukan penangkapan terhadap Abdussamad yang mengaku sebagai jaksa dan saat ini sedang kami intrograsi diruang seksi intelijen,” kata Kasi Intelijen Kejari Surabaya, Fathur Rohman,S.H dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (1/3) malam.

Dijelaskan Fathur jaksa gadungan ini berhasil ditangkap setelah adanya laporan dari pihak manajemen hotel

Atas informasi tersebut, Seksi Intelijen akhirnya melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan identitasnya. Warga Sambiarum Lor, Kota Surabaya, itu pun ditangkap.

“Tim pun bergerak dan menangkap AS saat bersama istrinya di sebuah kamar hotel berbintang di Surabaya Barat, Senin malam, 1 Maret 2021.

“Saat ini yang bersangkutan masih diproses hukum,” katanya, Selasa, 2 Maret 2021.

Berdasarkan data dihimpun, Abdus Samad menginap di sebuah hotel berbintang di kawasan Surabaya Barat bersama istrinya, TYO, dua anaknya masing-masing berinisial GRA, dan sopir yang sekaligus berperan sebagai ajudan gadungan berinisial BT. Untuk meyakinkan orang, Abdus Samad juga membawa seragam Kejari Surabaya dan tongkat komando, laiknya seorang kepala kejaksaan.

Berdasarkan laporan aduan dari hotel, Abdus Samad belum membayar kekurangan tagihan menginap di hotel tersebut sebesar lebih dari Rp38 juta. Abdus Samad juga ogah membayar uang ganti rugi kerusakan televisi di kamar yang disewa sebesar Rp.4 juta. Saat ditagih hotel, Samad mengaku belum bisa membayar karena LHKPN miliknya masih dibekukan.

Ketika ditagih kembali, Abdus Samad malah mengancam akan menutup hotel tersebut dan melaporkan pemilik hotel ke Imigrasi karena status si owner adalah WNA. Karena ancaman itulah pemilik dan manajemen hotel ketakutan.

Akhirnya, hotel melapor ke Kejari Surabaya dan ditangkaplah si Abdus Samad saat itulah diketahui ia adalah jaksa gadungan.

Fathurrohman menuturkan, dari penangkapan Abdus Samad, sejumlah barang bukti diamankan. diantaranya KTP Abdus Samad yang tertulis sebagai Pegawai Negeri Sipil, seragam, atribut, dan tongkat komando kejaksaan yang palsu. Petugas juga mengamankan kartu tanda anggota (KTA) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur palsu dari tangan sopir Abdus Samad, yakni BT.

“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di ruang Seksi Intelijen Kejari Surabaya dan selanjutnya akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Fathurrohman (Suf/Red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE