Connect with us

Nasional

Mensos Risma Puji SMSI Bangun Peradaban

Jelang HPN 2021

Published

on

risma_mensos
Foto : Istimewa

Banten, DOBRAKNEWS.COM – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memuji program Bhakti Sosial Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Sebab organisasi pers ini membangun peradaban melalui membangun jalan dan sarana sanitasi dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021

Hal itu diungkapkan Risma saat meresmikan jalan dan sarana sanitasi yang terletak di Kampung Jaha, Desa Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu, (7/02/21)

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode itu mengaku program SMSI ini membuat warga dapat merasakan akses untuk aktivitas sehari-hari.

“Bagi saya ini menarik karena jarang sekali ada inisiatif dari luar selain pemerintah untuk membangun jalan. Saya baru tahu setelah 20 tahun jadi PNS dan 10 tahun jadi wali kota, itu ada pihak lain di luar pemerintah bangun jalan lalu diserahkan kepada pemerintah. Saya jadi Wali Kota Surabaya 10 tahun itu bangun jalan sepanjang 350 km. SMSI sekali tepuk bangun jalan 750 meter. Saya tertarik dengan konsep SMSI dalam memberikan sumbangan yang berbeda. Bangun jalan itu sama dengan kita membangun peradaban Jika jalan dibangun maka peradaban berubah,” ujar Risma — sapaan akrab Tri Rismaharini, dalam rilis yang diterima Saibumi.com, Senin, 8 Februari 2021.

Ia pun berterima kasih keada SMSI yang telah membantu warga. “Saya berterima kasih yang sebesar-besarnya untuk SMSI yang telah bantu masyarakat. Dulu sewaktu saya jadi wali kota itu saya dahulukan bangun infrastruktur di kampung-kampung,” kata Risma.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Dr Al Muktabar memberikan apresiasi kepada SMSI atas program bakti sosial yang telah dilakukan. “Terima kasih kepada SMSI atas program bakti sosial yang telah dilakukan dan langsung dirasakan oleh warga Provinsi Banten,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Ch Bangun mengaku Dewan Pers berharap apa yang dilakukan SMSI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ini juga menunjukkan pers tidak dilihat sebagai pihak yang melihat dari jauh tetapi melakukan kegiatan yang dirasakan langsung masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus mengatakan SMSI yang beranggotakan 1.224 perusahaan media siber itu memperingati HPN 2021. Salah satunya dengan melakukan kegiatan bakti sosial yang meliputi pembangunan jalan dan sarana sanitasi Mandi Cucu Kakus (MCK).

“Sebagai organisasi konstituen Dewan Pers, SMSI ingin membawa angin baru dalam HPN 2021 sehingga tak lagi terfokus pada acara serimonial namun bersama-sama melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat,” kata Firdaus.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana HPN 2021 – SMSI, M Nasir menjelaskan pembangunan jalan tersebut sudah dimulai beberapa pekan lalu yang diawali dengan pembebasan lahan, perataan tanah dan penebangan pohon.

“Pelaksanaan pembangunan proyek sosial itu ditangani SMSI Pusat dan juga SMSI Provinsi Banten yang paling dekat dengan lokasi proyek tersebut serta didukung sepenuhnya oleh PT Dwi Ratna Putra,” katanya.

Selain pembangunan jalan sepanjang 750 meter dan lebar 2,5 meter, SMSI di lokasi yang sama juga sementara membangun 16 unit MCK.

Sebagaimana diketahui, perhelatan HPN tahun 2021 memiliki nuansa tersendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Apalagi berlangsung ditengah pandemic Covid-19.

Bagi SMSI,tahun ini merupakan perhelatan HPN pertama bagi organisasi perusahaan media siber, setelah resmi menjadi konstituen Dewan Pers. (*)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Nasional

Mensos Kunjungi Korban Longsor Pamekasan

Published

on

mensos_risma
Menteri Sosial Tri Rismaharini

Pamekasan, DOBRAKNEWS.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren An – Nidhoniyah desa Bindang Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa timur. Sabtu (27/2/2021).

Dalam kunjungannya Menteri Sosial ke Korban Bencana longsor di PP An Nidhoniyah di sambut oleh Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam, yang diwakili oleh Sekdakab Pamekasan, Kapolres Pamekasan AKBP. APIP Ginanjar, S.I.K, Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Tejo Baskoro dan segenap OPD Pamekasan, juga Pengasuh PP An – Nidhoniyah.

Menteri sosial Risma, menyampaikan maaf Presiden Joko Widodo dikarenakan tidak bisa hadir langsung kepada korban longsor.

“Atas nama Presiden Joko Widodo turus berduka cita atas musibah yang menimpa PP An – Nidhoniyah dan terhadap korban langsor,” kata mensos Risma menyampaikan pesan Presiden.

Menteri Sosial, memberikan bantuan kepada korban longsor yang meninggal berupa uang tunai sebesar Rp 15. 000.000. yang diserahkan langsung oleh Mensos Risma kepada ahli waris.

“Bela sungkawa kami ucapkan atas nama pemerintah, semoga korban ditempatkan di tempat yang sempurna di sisinya dan semua keluarga (orang tua) di berikan ketabahan menghadapi cobaan ini,” harapnya.

Sementara pengasuh Pondok Pesantren An – Nidhoniyah KH. Mohedi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas segala perhatiannya dan bantuannya terhadap korban tanah longsor.

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada rakyatnya yang telah mengalami musibah tanah longsor,” terangnya.

Diketahui, sebelumnya PP An – Nidhoniyah dan korban tanah longsor mendapat bantuan dari Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa. (Red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Continue Reading

Nasional

HPN 2021, AWS Dukung Pemerintah Tuntaskan Penanganan dan Vaksinasi Covid-19

Published

on

Surabaya, Dobraknews.com – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) menggelar webinar dengan mengangkat tema “Peran Media Massa Dalam Ikut Menekan Penyebaran Covid-19 dan Mendukung Pelaksanaan Vaksinasi di Jawa Timur”.

Mengawali diskusi, Ketua AWS Martudji mengatakan di tengah pandemi dan keterbatasan ruang gerak, wartawan khususnya di Surabaya tetap menjaga eksistensinya dalam mengemban amanat UU No 14 terkait keterbukaan dan kebutuhan informasi yang menjadi hak masyarakat, dengan tetap mengedepankan kode etik jurnalistik.

“Sesuai dengan fungsinya, rekan-rekan wartawan tetap dan harus menjalankan tugas, menggali dan menyajikan informasi yang dikemas dalam pemberitaan, termasuk soal Covid-19 dan penanganan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” kata Martudji di acara yang digelar di Studio Radio Suara Sidoarjo, Rabu (17/2/2021).

Dengan dipandu penyiar Radio Suara Sidoarjo, Atika ada tiga orang narasumber yang hadir via zoom, dr Joni Wahyudianto, Ketua Gugus Kuratif Penanggulangan Covid-19 Jawa Timur, menyampaikan dengan gamblang soal Covid-19, serta perjalanan penanganan dan dinamikanya. Termasuk soal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga PPKM Mikro, serta jalannya pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung hingga saat ini. Dirut RSU dr Soetomo itu menegaskan pentingnya sinergitas dengan media massa dalam penanganan Covid-19.

“Sejak awal apapun yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jatim, kita teruskan kepada masyarakat melalui rekan-rekan media. Jadi, di Grahadi itu pada awal-awal kemunculan dan penanganannya kita sampaikan melalui konferensi pers. Termasuk juga kita sebar melalui grup WA,” urai dr Joni.

Disebutkan, saat ini Jatim masuk kategori bagus dalam penanganan nya, meski diakui angka kematian pasien Covid-19 tergolong tinggi dibanding daerah lainnya di Indonesia.

“Ini yang menjadi PR kita dan menjadi agenda bahasan dengan Kemenkes, angka kematian masih tinggi, karena umumnya ada penyakit penyerta atau comorbit, lebih dari tiga. Untuk ketersediaan RS Rujukan juga faskes Jatim tergolong bagus, ada 165 RS Rujukan,” urainya.

Dokter Joni juga mengingatkan dan bisa disampaikan oleh wartawan, bahwa masyarakat tidak perlu bingung mencari RS Rujukan untuk keluarganya yang tengah sakit atau terpapar covid, karena itu menjadi tanggungjawab rumah sakit.

“Catatannya, dan rekan-rekan media harus menyampaikan masyarakat tidak perlu kebingungan mencarikan RS rujukan, itu tanggung jawab rumah sakit dan dokter yang menentukan,” katanya.

Soal vaksinasi, dr Joni menyebut sesuai ketentuan WHO dipastikan semua akan mendapatkan, kecuali yang mendapat rekomendasi atau catatan khusus. Dia mengibaratkan, sejak kecil masyarakat masyarakat di Indonesia terbiasa mendapatkan suntikan vaksin. Untuk pekerja media dia menyebut, sudah dikomunikasikan dengan induk organisasi wartawan.

“Jadi, tidak ada alasan untuk tidak mendapatkan vaksinasi, kecuali yang memang ada catatan atau riwayat khusus soal medis,” urainya.

Kemudian, Dr. dr. Sukma Sahadewa, Ketua Perhimpunan Dokter NU Surabaya, selain menekankan pentingnya sinergitas dengan wartawan, mengingatkan hal utama yang tak kalah penting adalah penanganan covid. Termasuk, diharapkan selalu dilakukan kajian-kajian terhadap hal-hal yang telah dilaksanakan.

“Termasuk yang kami lakukan, dengan komunitas kami (NU) yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, tentu tidak seperti yang dilakukan oleh tim gugus tugas,” kata dr Sukma.

Pihaknya juga menyadari tantangan profesi jurnalis di era digital saat ini adalah ulah buzzer, yang dengan mudah menyebar berita hoax.

Narsum berikutnya, Awang Dharmawan, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), selain memberikan support kepada para pekerja media dalam menjalankan tugas. Di masa pandemi ini dia mengingatkan untuk mengedepankan kepentingan masyarakat. Tetap kritis menyikapi persoalan dengan menjaga tanggungjawab sosial.

“Tetap kritis dalam mengemban tugas komunikasi, utamanya dalam menyampaikan informasi, yang jelas, akurat dan mendalam,” ujar Awang. (Suf/red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Continue Reading

Nasional

LaNyalla Mahmud Mattalitti Minta Persiapan PON XXI Dipersiapkan Dari Sekarang

Published

on

LaNyalla Mahmud Mattalitti

Surabaya, Dobraknews.com – AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024.

Ketua DPD RI ini, meminta PON yang rencananya bakal dilangsungkan di Sumatera Utara dan Aceh dipersiapkan dari sekarang.

Bukannya tanpa alasan mantan ketua umum PSSI itu menyampaikan pelaksanaan PON dilangsungkan jauh-jauh hari.

“Pelaksanaan PON itu menyangkut prestasi dan prestise sebuah daerah. Sedangkan pada PON 2024 nanti, ada dua daerah yang ditunjuk menjadi tuan rumah. Artinya komunikasi dan koordinasi harus kuat,” ujar LaNyalla di Surabaya, Selasa (16/2/2021).

Ditambahkannya, meskipun pagelaran PON XXI tahun 2024 masih terbilang lama, tapi persiapan agar pesta olahraga nasional terbesar itu bisa maksimal.

“Sumatera Utara dan Aceh harus sudah bersiap dari sekarang. Apalagi pada pelaksanaan PON XXI nanti, insya Allah kita sudah melewati masa pandemi Covid-19.
Sehingga dapat digelar secara langsung,” ujar pria berdarah Bugis ini

Hal itu, lanjutnya, berbeda dengan PON 2021 di Papua yang masih riskan dan kemungkinan wabah masih belum reda. Sehingga kemungkinan digelar tanpa penonton.

Mantan Ketua Umum Kadin Jatim itu berharap penyelenggaraan PON juga mengedepankan prestasi. Khususnya untuk masa depan olahraga Indonesia.

“Dalam setiap pelaksanaan, PON harus melahirkan atlet-atlet yang berkualitas dan mampu menembus panggung olahraga internasional. Karena, PON merupakan tahapan seleksi dalam memperoleh atlet berprestasi,” jelasnya.

Untuk itu, alumnus Universitas Brawijaya Malang ini mengajak semua pihak untuk sama-sama menyukseskan pelasanaan PON.

“Mari kita sukseskan PON, sukseskan olahraga. Karena, indikasi keberhasilan PON adalah lahirnya atlet berprestasi yang siap terjun di ajang internasional. Dari ajang PON kita juga bisa mengukur kemampuan dan kesiapan atlet-atlet kita, khususnya atlet daerah,” tukasnya.(*/red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Continue Reading

Nasional

Kapolri Kerahkan 40.366 Bhabinkamtibmas

Lawan COVID-19

Published

on

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat apel serentak kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan

JAKARTA, DOBRAKNEWS.COM – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebar lebih dari 40 ribu personel Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Setidaknya daa 40.366 personel Bhabinkamtimbas yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai 7 langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” jelas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang disampaikan saat apel serentak kesiapan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan sebagai tracer dan vaksinator Covid-19, Kamis (11/2/2021).

Menurut Kapolri, hal itu seiring dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bahwa selain disiplin protokol kesehatan, penerapan penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19 ini.

Kapolri menyebutkan, saat ini saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. Sebanyak 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

“Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” papar jenderal bintang empat tersebut.

Listyo Sigit juga berharap kepada seluruh tenaga vaksinator dan tracer Covid-19 yang telah diberikan pelatihan, akan menjadi tenaga Polri yang cakap dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di masyarakat, Kapolri juga menekankan adanya sikap senantiasa bersinergi dengan seluruh Babinsa TNI dan juga petugas dinas kesehatan di wilayah masing-masing.

Kapolri juga menyebut, di luar tantangan dan kesulitan yang datang bersama pandemi Covid19, pihaknya juga harus senantiasa optimis bahwa selalu ada peluang untuk membuat lompatan kemajuan.

Tidak hanya keluar dari situasi krisis pandemi Covid-19, tapi bahkan peluang untuk menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi sejajar dengan negaranegara maju di dunia.

“Bapak Presiden RI telah menekankan bahwa untuk mengatasi pandemi Covid- 19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen Bangsa harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. Optimisme masyarakat harus terus dijaga dengan keseriusan dan upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan pandemi Covid-19,” pesan Kapolri.

Adapun apel kesiapan yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan menggelar tenaga kesehatan sebagai vaksinator dan Bhabinkamtibmas sebagai tracer ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam membantu pemerintah menanggulangi Covid-19 dan mendukung program vaksinasi nasional.(*)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Continue Reading

Nasional

Kunjungi KTS, Forkopimda Jatim Beri Dukungan Di Dua Kabupaten

Lawan Covid-19

Published

on

Kunjungi KTS, Forkopimda Jatim Beri Dukungan Di Dua Kabupaten

Trenggalek, DOBRAKNEWS.COM – Forkopimda Jawa Timur, Minggu sore (7/2/2021), melakukan kunjungan di dua Kampung Tangguh Semeru (KTS) di dua Kabupaten Jawa Timur, diantaranya Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Dan Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Dalam kunjungan ini, Forkopimda Jatim, diantaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, usai melakukan kunjungan di Kabupaten Madiun, langsung bergeser ke Kabupaten Trenggalek.

Sesampainya di lokasi KTS di Desa Karanganom, Trenggalek. Forkopimda Jatim langsung meninjau ruang Observasi dan ruang Isolasi untuk memastikan tata kelola KTS di wilayah tersebut.

Selanjutnya Forkopimda Jatim meberikan pemaparan kepada Bupati, dan pengelola KTS setempat, tentang tata kelola KTS, dan penerapan Prokes dengan 5M di Desa tersebut.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan. Untuk mengajak masyarakat mereplikasi kampung tangguh dan bersinergi memberikan penguatan serta membangung partisipasi aktif kepada masyarakat.

“Untuk membreakdown PPKM berskala mikro, itu artinya bahwa kerja-kerja di lapangan untuk bisa mereplikasi kampung tangguh dan kemudian memberikan penguatan dari yang sudah ada, menjadi penting untuk bisa kita sinergikan dengan mengajak masyarakat membangun partisipasi aktif, menjaga kampung tangguh dan menyiapkan kampung tangguh yang baru.” Paparnya Gubernur Jatim,saat memberikan pemaparan di KTS di Desa Karanganom, Trenggalek.

Sementara, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyampaikan, walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan berakhir, tapi kekuatan di kodim Trenggalek akan di tambah untuk terus mendisiplinkan Prokes di wilayah Trenggalek.

“Saya dukung PPKM secara micro RT, RW ini dilaksanakan juga di Trenggalek, segera serius semuanya harus bersatu padu, karena ancaman ada di depan kita, saya minta tetap semangat, jangan bosan, saya yakin Kabupaten Trenggalek bisa terlepas dari Covid-19.” Ujar Mayjen TNI Suharyanto.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menambahkan, bahwa Polda Jatim secara penuh mendukung micro PPKM yang akan dimulai tanggal sembilan nanti dapat berjalan efektif dan efisien.

“Saya dengan jajaran Polda Jatim gentunya memberikan dukungan lebih lanjut, tinggal nanti pelaksanaan micro PPKM ini mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik. Jika semua bersinergi dari pak Bupatinya, pak Dandimnya, dan Pak Kapolresnya, serta di dukung oleh masyarakat, saya yakin Trenggalek bisa bangkit, dan saya dorong semangatnya terus.” Tambah Irjen Pol Nico Afinta. (red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Continue Reading

Trending

error: Konten dilindungi !!