Miliki Senpi Ilegal, Bandar Sabu Dibekuk Polda Jatim

10172

Surabaya, DOBRAKNEWS.COM – Dua orang bandar narkoba yang memiliki senjata api ilegal diringkus anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Jatim

Keduanya yakni KD (33) warga Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam, dan UC warga Desa Tawangsari Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.

Diresnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat mengatakan, pengungkapan kasus narkoba jenis sabu tersebut bermula dari ditangkapnya KD di Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam Senin (8/3/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Dari penangkapan itu, polisi menyita 10 bungkus plastik klip narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 5,86 gram, sebuah alat hisap sabu dan 2 unit senjata api rakitan revoler,” tuturnya

Kemudian lanjut Hanny, petugas juga mengamankan sepucuk senjata air softgun jenis FN dan 20 butir peluru tajam 38mm.

“Kepada petugas KD mengaku mendapatkan sabu-sabu dari MAS yang kini masih DPO (Daftar Pencarian Orang),” imbuhnya.

Hanny melanjutkan, setelah penangkapan KD petugas langsung melakukan pengembangan. Hasilnya, diketahui jika KD mendapatkan senajata ilegal tersebut dari UC

“Tidak butuh waktu lama anggota berhasil menangkap UC berserta barang bukti lainnya,’ ujarnya.

UC menyebut, senjata-senjata tersebut didapat dari daerah konflik Aceh. Sedangkan untuk softgun diperoleh dari temannya, yang lain.

“Pengakuannya, senjata api itu untuk menjaga diri,” tambahnya.

Hanny menambahkan, oleh penyidik kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 112 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman 4 (empat) tahun dan maksimal 20 (dua puluh) tahun hukuman penjara.

Sedangkan untuk senjata apinya, akan ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun,” terangnya (JB/Net)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE