Pemprov Jatim bersama ACT Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Kalsel

209

Surabaya, DOBRAKNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan kerja sama serta didukung Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) mengrimkan total bantuan kemanusiaan ke Kalimantan Selatan (Kalsel) sebanyak 1.000 ton.

Bantuan logistik yang diangkut MV Sinar Ambon tersebut berupa beras, kelengkapan kebersihan dan air minum.

“Untuk membantu saudara-saudara kita, khususnya yang ada di Kalimamtan Selatan yang sekarang 70 persen wilayahnya dilanda banjir besar, sehingga butuh segera dibantu,” cetus Ponco Sri Ariyanto, Head Regional ACT Jatim Balinusra, Sabtu (30/1/2021). mengutip expostnews.com

Menurutnya, pelepasan perdana kapal Kemanusiaan Kalimantan Selatan di tahun 2021 ini diperoleh dari para dermawan.

Pemberangkatan sumbangan kemanusiaan ACT untuk musibah banjir di Kalsel tidak hanya berasal dari masyarakat Jawa Timur.

“Melainkan ada yang dari Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan juga dari Jogjakarta. Alhamdulillah, pengumpulan bantuan dari masyarakat ini terkumpul kurang dari dua pekan,” ungkapnya di dermaga Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) Tanjung Perak Surabaya.

Ia menjelaskan, selain pengiriman yang pertama di awal tahun ini, ACT sudah ke 5 kalinya memberangkatkan kapal bantuan kemanusiaan dari Tanjung Perak ke sejumlah bencana di dunia. Dari kelima pengiriman melalui Surabaya itu, bantuan pertama dikirim untuk bencana kelaparan di Somalia sebanyak 1.000 ton beras.

“Kemudian, kami juga kirimkan bantuan ke Rohingya juga 1.000 ton beras, lalu ke Palestina 2.000 ton beras, Lombok dan Palu juga 2.000 ton, dan kali ini yang ke 5 dengan tujuan Kalimantan Selatan,” papar Ponco di sela acara yang dihadiri Ketua Dewan Pembina ACT, Ahyudin.

Sementara, pada aksi kemanusiaan ACT di Terminal Berlian kali ini turut hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Paranwansa, pejabat Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Tanjung Perak, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak serta pejabat dan jajaran dari PT BJTI Port selaku pengelola dermaga Berlian dan Pangdam V/Brawijaya.

“Saya sangat mengapresiasi upaya ACT yang memiliki komitmen sangat kuat pada posisi membangun persaudaran kemanusiaan di dalam maupun luar negeri,” kata Khofifah (YB/red)

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE