Polda Jatim Resmi Luncurkan 10 Layanan Canggih Sistem ETLE dan INCAR

211

Surabaya,Dobraknews.com – Program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) telah resmi diluncurkan. Pada tahap pertama, 12 Polda di seluruh Indonesia mulai menerapkan sistem tilang elektronik ini. Proses peluncuran ETLE nasional ini diikuti secara virtual oleh seluruh Polda jajaran.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, wilayahnya menjadi salah satu yang menerapkan tilang elektronik. Inovasi ini dibuat untuk memenuhi keinginan masyarakat, khususnya bidang pelayanan lalu lintas.

“Di wilayah Jatim terdapat 55 titik, Ke-55 titik tersebut masing-masing di Kota Surabaya 39 titik; Sidoarjo 3 titik; Kota Madiun 4 titik; Gresik 5 titik; Lamongan 2 titik; dan Kota Batu serta Tulungagung masing-masing satu titik. ETLE akan dikombinasikan dengan Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR)” terangnya, Selasa,(23/03/2021) melansir sigap88.com

Nico mengatakan dalam penerapan ETLE ini, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Hal ini untuk mempermudah pelaksanaan penindakan pelanggaran yang dilakukan masyarakat. 

“Program ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari rekan-rekan stakeholder. Dari kejaksaan, kemudian dari pengadilan. Kemudian juga nanti dari pemerintahan daerah dari pihak perbankan, dan juga yang men-develop supaya sistem sarana prasarana ini bisa berjalan baik,” ujarnya. 

Alumni Akpol 1992 ini berharap inovasi yang diluncurkan tersebut bisa melayani masyarakat dengan baik. Pihaknya juga ingin inovasi ini bisa mengurangi angka kecelakaan di jalan karena meningkatnya kepatuhan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Kombes Pol M Latif Usman, menambahkan. INCAR ini adalah pengembangan dari ETLE, INCAR bisa bergerak ke mana saja dan di mana saja, atau ETLE portable yang diberi nama INCAR.

Kecanggihan dari alat INCAR ini adalah, bisa mendeteksi wajah. Jadi seseorang yang terdeteksi akan ketahuan nama, alamat, dan dia punya SIM atau tidak. kendaraannya resmi atau tidak, sudah bayar (pajak) apa belum, bisa terdeteksi.

“Alat ini bisa membaca plat nomor yang ada. Sehingga dapat terkoneksi dengan data Electronic Registration and Identification (ERI) Korps Lalu Lintas (Korlantas) seluruh data, kendaraan yang beroperasional di Jawa Timur. Adanya ETLE terkoneksi nasional, bisa terdeteksi semuanya,” paparnya.

“INCAR saat ini sudah terkoneksi dengan database SIM. Selain itu, INCAR ini juga bisa terkoneksi dengan Traffic Attitude Record (TAR). Jadi seseorang yang mau memperpanjang SIM akan dilihat, dalam 5 tahun berapa kali melakukan pelanggaran, itu sudah bisa terdeteksi,” pungkasnya

10 inovasi hasil kombinasi ETLE dan INCAR yang turut diluncurkan, yaitu:

1. INCAR yang merupakan implementasi dari Program Kapolri PRESISI dan pengembangan dari Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) atau e-Tilang.
2. Layanan ramah disabilitas untuk memberikan pelayanan prima bepada masyarakat berkebutuhan khusus.
3. Aplikasi ujian SIM daring untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan ujian SIM.
4. Aplikasi SIM Online Delivery yang merupakan wujud dari pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal pendistribusian SIM.
5. e-Kesehatan untuk mempermudah dalam melengkapi persyaratan pembuatan SIM.
6. e-SKM (survey kepuasan masyarakat) sebagai sarana instropeksi terhadap organisasi.
7. Aplikasi Care sebagai sarana edukasi lalu lintas kepada masyarakat secara elektronik.
8. Aplikasi pengesahan Link.
9. Aplikasi BPS (induk aplikasi) sebagai database atau aplikasi induk.
10. Polbindes (polsek) untuk mempererat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi polisi dengan masyarakat.

dobraknews.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE